• Youtube
  • Instagram

Selasa, 28 Oktober 2025

MENANGIS

Menangis adalah hal yang paling manusiawi yang bisa dilakukan seseorang ketika perasaannya tak lagi bisa dibendung oleh kata-kata. Tidak semua tangisan berarti lemah, dan tidak semua air mata datang dari kesedihan. Kadang, kita menangis bukan karena tidak kuat, tetapi justru karena terlalu lama berusaha menjadi kuat.

Aku bukan orang yang mudah menangis di depan orang lain. Entah karena gengsi, atau karena aku terbiasa menahan semuanya sendiri. Sejak kecil, aku diajarkan untuk kuat, untuk tidak mengeluh, dan untuk menyimpan semua rasa sakit dalam diam. Tapi ternyata, semakin dewasa aku, semakin aku menyadari bahwa menangis bukan tanda kekalahan. Menangis justru bisa menjadi bentuk keberanian.

Pernah suatu malam, setelah hari yang begitu melelahkan, aku pulang ke rumah dalam keadaan hampa. Aku tidak tahu kenapa aku merasa begitu kosong. Tidak ada hal yang spesial terjadi hari itu—tidak ada yang marah, tidak ada yang menyakiti, tidak ada masalah besar. Tapi hatiku terasa sesak. Seperti ada sesuatu yang menggantung, tapi tak terlihat wujudnya.

Aku masuk ke kamar, mengunci pintu, dan duduk di lantai. Di ruangan kecil itu, aku mencoba mengatur napas. Tapi tiba-tiba, air mataku mengalir begitu saja. Tidak ada suara, hanya isakan pelan. Rasanya seperti menumpahkan sesuatu yang sudah lama tertahan. Aku menangis sejadi-jadinya, bukan karena satu hal tertentu, tapi karena semua hal yang menumpuk dan tak pernah benar-benar kubicarakan.

Di momen itu, aku merasa seperti anak kecil yang hanya ingin dipeluk dan diberi tahu bahwa semuanya akan baik-baik saja. Tapi tak ada siapa pun di ruangan itu. Hanya aku, diriku sendiri, dan tangisan yang terus mengalir. Anehnya, setelah lama menangis, aku merasa lebih tenang. Seolah-olah hatiku yang tadinya berat menjadi sedikit lebih ringan.

Esok harinya, tidak ada yang tahu bahwa semalam aku menangis. Aku tetap tersenyum seperti biasa, menyapa orang-orang, dan menjalani hariku. Tapi ada satu hal yang berubah—aku tidak lagi merasa malu untuk menangis. Aku tidak lagi menganggap air mata sebagai musuh. Karena ternyata, menangis adalah cara jiwa untuk membersihkan luka yang tidak bisa dijelaskan oleh logika.

Tangisan bukan tanda kelemahan, tapi bukti bahwa hati kita masih hidup dan merasa. Menangislah jika memang perlu, karena setelah itu, kita akan lebih kuat untuk berdiri kembali.– Rezqi Abdina

0 comments:

Posting Komentar

Kontak

Hubungi saya kalau kalian penasaran


Alamat Rumah

JL. Kuin Selatan Gg. Al-Hidayah No.102 RT.01 RW.01 Cerucuk, Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Nomer Handpohone

+(62)821-5365-6192

Website Jualan

Abdina Store