• Youtube
  • Instagram

Rabu, 29 Oktober 2025

HATI YANG RINDU


 Rindu adalah perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ia datang tiba-tiba, tanpa izin, dan sering kali tanpa alasan yang jelas. Rindu bisa membuat seseorang tersenyum dalam diam, tapi juga bisa membuat dada terasa sesak dan mata berkaca-kaca. Tidak peduli seberapa kuat seseorang mencoba menahannya, rindu selalu menemukan jalan untuk muncul ke permukaan.

Malam itu, aku duduk di teras rumah sambil menatap langit yang gelap. Bintang-bintang tampak redup, tertutup awan yang menggantung di langit. Udara malam terasa dingin, namun tidak sedingin hatiku yang sedang diliputi rasa rindu. Aku tidak tahu mengapa perasaan itu begitu kuat malam ini. Mungkin karena sudah terlalu lama aku tidak mendengar kabar darinya — seseorang yang dulu pernah mengisi hari-hariku.

Dulu, setiap pagi, kami selalu berjalan bersama menuju sekolah. Kami bercerita tentang hal-hal sederhana, tertawa tanpa alasan, dan saling berbagi bekal makanan. Kini, semuanya hanya menjadi kenangan. Tidak ada lagi tawa itu, tidak ada lagi suara lembut yang memanggil namaku. Yang tersisa hanyalah sepi, dan rindu yang tidak pernah benar-benar hilang.

Aku masih mengingat hari terakhir kami bertemu. Saat itu, kami duduk di bangku taman belakang sekolah, di bawah pohon mangga yang rindang. Dia menatapku dengan mata yang sayu, seolah ada sesuatu yang ingin dia katakan tapi tidak sanggup.
“Kalau nanti aku tidak ada, kamu jangan sedih, ya,” katanya pelan.
Aku hanya diam. Tidak tahu harus menjawab apa.
Dan benar saja — setelah hari itu, aku tidak pernah lagi melihatnya. Dia pindah, pergi tanpa banyak kata, meninggalkan ruang kosong yang tidak pernah bisa tergantikan.

Malam demi malam, aku mencoba mengabaikan rasa ini. Tapi setiap kali melihat sesuatu yang mengingatkanku padanya — buku catatan, lagu favoritnya, atau aroma hujan sore hari — rinduku kembali tumbuh. Rasanya seperti luka lama yang belum sembuh, tapi anehnya aku tidak ingin benar-benar melupakannya. Karena di dalam rindu itu, aku masih bisa merasa dekat dengannya.

Aku sadar, mungkin aku tidak akan pernah bertemu dengannya lagi. Tapi tidak apa-apa. Karena meski jarak memisahkan, hatiku masih menyimpan semua kenangan yang pernah ada. Rindu bukan untuk disesali, tapi untuk diingat bahwa kita pernah memiliki sesuatu yang berharga — meski kini hanya tinggal cerita.

Rindu tidak selalu harus diungkapkan. Kadang, cukup disimpan di hati sebagai bukti bahwa kita pernah benar-benar peduli.
Rezqi Abdina

0 comments:

Posting Komentar

Kontak

Hubungi saya kalau kalian penasaran


Alamat Rumah

JL. Kuin Selatan Gg. Al-Hidayah No.102 RT.01 RW.01 Cerucuk, Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Nomer Handpohone

+(62)821-5365-6192

Website Jualan

Abdina Store